Kembangkan Kreativitas melalui Karakteristik Mapel dalam Pembelajaran Tematik

anang, 30 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Semarang – Pembelajaran tematik menjadi pilihan bagi guru sekolah dasar dalam membelajarkan materi pelajaran di kelas. Pembelajaran ini dikemas dalam bentuk tema yang melibatkan beberapa mata pelajaran yang disajikan dalam satu wadah yang terpadu. 

Dalam pembelajaran tematik ini, siswa diharapkan dapat memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang berkaitan dengan pembelajaran tematik ini. Namun demikian, dalam pembelajaran tematik ini perlu dikuatkan tujuan dan kemampuan yang perlu dikuasai oleh siswa. Hal tersebut yang dilakukan oleh Tanoto Foundation dan dilatihkan kepada fasilitatornya awal bulan lalu. Sebelum melatih kembali fasilitatornya, selama sebulan mereka diminta untuk mempraktikkan dikelasnya masing-masing. 

Setiap Mata pelajaran memiliki karakter keterampilan dan proses tersendiri yang perlu dilatihkan secara berkelanjutan kepada siswa. Dalam Modul II, guru akan dilatih mengajar yang sesuai kekhasan karakter Mapel demikian kata Ujang Sukandi Head of Teaching and Learning Tanoto Foundation yang diterima melalui rilis beberapa waktu yang lalu. 

Misalnya, dalam pembelajaran matematika yang berciri melatihkan siswa keterampilan matematika seperti penalaran, pembuktian, representasi, koneksi, komunikasi dan proses: penyelidikan, penemuan, dan pemecahan masalah.

"Jadi dalam belajar matematika, siswa  tidak hanya diberikan rumus, tetapi kita akan mendorong dan memfasilitasi siswa untuk menemukan rumus tersebut," kata Ujang Sukandi. Mapel yang dikembangkan dalam Modul II Program PINTAR adalah matematika, IPA, bahasa Indonesia, IPS, bahasa Inggris, dan Literasi Kelas Awal.

Menurut Ujang, pembelajaran yang mengembangkan karakter Mapel tersebut dapat mengembangkan potensi anak, yaitu rasa ingin tahu dan berimajinasi di mana kedua hal tersebut merupakan dasar bagi kreativitas.

Seperti dalam pembelajaran IPS, guru dilatih mengembangkan keterampilan IPS dan sikap sosial siswa. Keterampilan IPS yang dimaksud adalah keterampilan berpikir kritis, mengolah informasi, berperan dalam kelompok, dan mampu mengkonstruksi pengetahuan baru. Sikap sosialnya seperti peduli, jujur, santun, dan bertanggungjawab.

Sementara pada pembelajaran IPA, kekhasannya ada pada menemukan jawaban dari persoalan dengan cara metode ilmiah. 

Menurut Woro Sri Hastuti, dosen Universitas Negeri Yogyakarta yang juga tim penyusun Modul II Program PINTAR,  ketika siswa belajar perpindahan panas, tidak cukup hanya dijelaskan secara teori dan atau menghitung rumus. Siswa perlu difasilitasi untuk membuat alat sederhana penahan panas.

"Misalnya, siswa ditugaskan membuat botol yang bisa membuat air panas terjaga panasnya. Mereka akan bereksprimen membuat wadah penahan panas dari berbagai bahan seperti alumunium foil, koran bekas, kain bekas, atau kardus bekas, untuk menemukan bahan yang paling bagus menjaga air tetap panas. Mereka akan belajar penerapan konsep perpindahan panas dalam kehidupan sehari-hari," tukasnya. 

Dalam modul pembelajaran bahasa Indonesia, dikembangkan empat strategi untuk memecahkan masalah pembelajaran bahasa Indonesia yang sering terjadi di kelas, yaitu, mengorganisasi informasi menggunakan graphic organizer, menulis cerpen dengan literasi visual, mengidentifikasi informasi dengan menentukan gagasan utama bacaan, dan menulis teks prosedur dengan strategi rekonstruksi kegiatan.

Sedangkan pada pembelajaran literasi kelas awal, guru dilatih meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui kegiatan membaca bersama, membaca terbimbing, dan meningkatkan kemampuan memahami isi bacaan; dan salah satunya menggunakan 'buku besar'.

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu